Halo sobat InfoTekno pada
postingan kali ini gw bakal berbagi pengetahuan masih seputar CPU, nah kali ini
kita bakal nge-bahas apa itu yang disebut Cache pada CPU.
Prosesor bekerja dengan memproses
suatu instruksi dalam satu siklus. Dimana prosesor hanya bisa membuat
perhitungan secepat aliran data. Kadangkala prosesor tidak memiliki data untuk
dihitung sehingga siklus menjadi tidak terjawab dan perhitungan tidak akan sampai
pada siklus berikutnya. Tugas cache adalah menghilangkan siklus yang terbuang
sebanyak mungkin.
Apa itu Cache Prosesor?
Cache adalah memori CPU
berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Disebut juga sebagai static
random acess memory (SRAM). Walaupun berukuran kecil, memory ini berkecepatan
sangat tinggi. Istilah ini biasa digunakan merujuk memory berkecepatan tinggi
yang menjembatani aliran data pada proosesor dengan memory utama (RAM), yang
umumnya memiliki kecepatan jauh lebih rendah.
Saat prosesor membaca dari
atau menulis ke lokasi di memori utama, pertama prosesor akan memeriksa apakah
salinan data tersebut ada pada cache. Jika demikian, prosesor akan membaca atau
menulis ke cache daripada memori utama yang jauh lebih lambat. Cache jauh lebih
cepat daripada RAM yang menyimpan informasi penting, dimana prosesor bisa
berulang kali mengaseksnya.
Tipe Cache
SRAM (static random acess
memory) adalah memori berkecepatan tinggi yang lebih efektif karena hampir semua
program dapat mengakses ini. Terbagi menjadi menjadi L1, L2, dan L3 pada CPU
modern.
DRAM (Dynamic random acess
memory) dengan kecepatan relatif lebih lambat dan harga lebih murah. Ini memberikan
akses data yang lebih cepat daripada penyimpanan flash, HDD, dan kaset.
Cache Level SRAM
Pada CPU modern saat ini,
cache sudah menjadi tiga level. Tingkat cache yang lebih rendah biasanya hadir lebih
cepat dengan sedikit memori daripada level tinggi. Penamaannya ditulis dengan
L1 untuk level cache satu yang lansung bekerja dengan CPU prosesor. Kemudian L2
untuk level cache 2 dan seterusnya.
Intinya ketika data L1
membutuhkan data ekstra, L2 akan membantu untuk memenuhi kebutuhan dengan lebih
besar. L3 juga demikian dengan ukuran yang lebih besar dari L2. Sehingga urutan
cache ini dapat dilihat seperti estafet data dengan kecepatan tinggi daripada
harus berlari sendiri-sendiri.
Fungsi Cache
1.
Mempercepat akses data komputer
2.
Meringankan kerja prosesor
3.
Menjembatani perbedaan kecepatan pada CPU
dan RAM
4.
Mempercepat kerja memory
Kesimpulan
Proses caching sangat
membantu dalam meningkatkan peforma pemrosesan karena sistem RAM hanya dapat meberi
feed data setiap 50 siklus atau setara efisiensi 2%. Proses transfer data untuk
memindahkan data yang berulang kali yang bisa diakses ke memori lebih cepat
sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi.
Sekian Informasi tentang
cache pada CPU sob, semoga semakin menambah pengetahuan kalian semua seputar teknologi.
Salam Tekno!!
Apa Itu Cache CPU? Mengenal Cache
Reviewed by Studinfo
on
Mei 03, 2020
Rating:
Reviewed by Studinfo
on
Mei 03, 2020
Rating:

Tidak ada komentar: